Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘online’

The Cool Cinematic Trailer

Main Site

Uncharted Waters Online

Pernahkan anda membayangkan hidup sebagai seorang petualang di age of exploration…  Berlayar menuju matahari terbenam di lautan lepas…  berkunjung di kota yang belum terpetakan dan menemukan artifak kuno… Bertempur melawan bajak laut dan menemukan reruntuhan legendaris yang hilang…

Rasanya aneh juga mengiklankan game,  tapi memang saya begitu suka dengan game ini sampai-sampai rasanya gatal ingin menuliskan kenapa saya begitu terpesona dengan game ini.

Sebagian besar orang yang kenal saya tahu, saya terobsesi dengan petualangan. Saya terkadang mencoba game online (meskipun kalau dibandingkan kebanyakan orang, game yang pernah saya coba tidak begitu banyak juga sih), tapi belum pernah ada game online yang begitu pas dengan apa yang ada di pikiran saya tentang menjadi seorang petualang… Sampai teman saya memperkenalkan game ini. Game ini adalah game online berdasarkan seri Uncharted Waters nya KOEI yang terkenal dengan franchise Romance of the Three Kingdomsnya, yang dulu pernah diterbitkan di DOS, SNES, dan Sega Genesis. Game Uncharted Waters aslinya adalah game penjelajahan dan perdagangan, semacam Sid Meiers’ Pirates atau Tradewinds. Dan beberapa tahun lalu, KOEI menerbitkan sebuah game online berdasarkan franchise Uncharted Waters, yang menurut saya benar-benar membawa style franchise itu dengan sempurna ke dunia online.

Itulah Uncharted Waters Online.

Gameplay

Hmm... di sini jelas bukan Rune Midgard

Uncharted Waters Online, yang setelah ini akan saya singkat sebagai UWO, adalah sebuah game online gratis yang bersetting di bumi kita pada abad penjelajahan. Ya, peta di game ini berdasarkan dunia nyata, demikian juga kota-kotanya.  Setiap pemain dapat memilih kebangsaan masing-masing. Setiap pemain memiliki bahasa yang dikuasai in-game, sehingga misalnya, seorang pemain yang tidak punya skill bahasa prancis in-game tidak dapat berbicara dengan Non Player Character (NPC) berkebangsaan prancis. NPC-NPC yang ada berdasarkan tokoh historis, seperti Shakespeare dan Leonardo da Vinci. Dan ya, Indonesia juga ada di game ini, demikian juga dengan kota-kotanya seperti Jakarta, Surabaya, Ambon, dan sebagainya. UWO adalah game dimana peta dunia dan buku geografi akan berguna.

Eropa Utara

Indonesia! Ambon di sebelah mana ya?

Gameplay UWO cukup unik, tidak seperti game-game mmorpg asia lainnya, atau bahkan mmorpg barat. Kalau harus dibandingkan, mungkin saya akan menyebutnya EVE Online-lite. Game ini memiliki tiga fokus, Adventure, Trading, dan Battle. Seorang player character mempunyai tiga level, level Adventure, Trading dan Battle, dimana level Adventure akan naik dengan melakukan perjalanan, dan menemukan discovery, level trading akan naik dengan berdagang, dan level Battle akan naik dengan bertempur. UWO juga memiliki dua jenis gameplay, pelayaran dan penjelajahan on-foot. Di laut, seorang voyager (istilah untuk karakter di game ini) harus mengatur perbekalan untuk pelayaran (jangan sampai kehabisan air atau makanan di tengah laut!), melawan bajak laut dan bencana-bencana alam, serta menjaga agar para pelaut anak buahnya dalam keadaan fit dan loyal. Sementara di darat, seorang voyager harus menghadapi bandit-bandi  serta menjelajahi dungeon yang penuh jebakan.

Berpetualang di laut...

...dan di darat.


Seorang player character juga memiliki job, alias pekerjaan, yang terbagi menjadi tiga jenis (Adventure, Trading, dan Battle). Tapi tidak seperti job atau class di game lain, player character bisa mengganti job dengan relatif mudah, dan player akan bergonta-ganti pekerjaan cukup sering. Dan guna job di sini adalah, experience point akan berlipat ganda pada job yang sesuai, misalnya adventure experience, akan berlipat ganda jika job yang dimiliki adalah job tipe adventure. Setiap job juga memiliki apa yang disebut dengan Favoured Skill,  dimana favoured skill job tersebut akan naik level dengan kecepatan dua kali lipat.

Seorang Exavator harus tahu ilmu-ilmu ini.

Dan terakhir, yang menurut saya juga menarik adalah, bagaimana dunia UWO dibentuk oleh pemain-pemainnya. Harga barang-barang akan naik atau turun sesuai permintaan dan penawaran yang dilakukan pemain. Jika para pemain membanjiri vendor kota London dengan rempah-rempah, misalnya, maka harga rempah-rempah di London akan turun. Jika para pemain membeli merica dari Kalkuta, maka harga merica di Kalkutta akan mahal. Pemain juga dapat berinvestasi di kota-kota yang ada, dimana gabungan investasi dari para pemain akan menentukan seberapa berkembang kota tersebut, dan fasilitas apa yang ada di sana.

Dan, para pemain bisa menjadi bajak laut dan menyerang serta merampok pemain lain di luar safe zone dan mendapatkan bounty. Safe Zone adalah daerah di sekitar kota-kota besar, dimana pemain bajak laut tidak bisa menyerang pemain lain. Di lautan lepas yang disebult Hostile Waters, pemain bisa menyerang pemain lain dan merampok uang serta kargo mereka. Tetapi dengan menyerang pemain lain, para bajak laut akan mendapatkan bounty (seperti di one piece!) dan dibenci oleh negara asal pemain yang diserang tersebut. Bajak laut yang memiliki bounty dapat diserang pemain lain dimanapun tanpa membuat pemain lain itu dibenci atau mendapat bounty, bahkan pemain tersebut akan mendapatkan uang hadiah sesuai bounty bajak laut tersebut.

Menariknya, pemain-pemain yang berhasil akan menjadi bahan pembicaraan NPC. Para bartender akan berbicara tentang pemain bajak laut yang jahat, trader yang sukses, dan petualang yang menemukan benda-benda langka.

Bartender adalah sumber informasi yang penting.

Yang juga menurut saya cukup unik dan tidak bisa dilewatkan adalah, game ini memiliki plot seperti halnya game single player. Ya, ada cerita yang menurut saya cukup menarik yang berbeda untuk setiap negara.

Lalu seperti apa gameplay Adventure, Trading, dan Battle di game ini?

Adventure

Reruntuhan misterius apa ini?

Kalau reruntuhan yang ini sih sepertinya saya kenal...

Seorang pemain yang memfokuskan diri pada Adventure di game ini mendapatkan uang dan experience dengan melakukan penjelajahan. Para pemain dapat melihat daftar pekerjaan yang ada di Adventure Guild di kota-kota besar atau melakukan penelitian independen di perpustakan-perpustakaan yang ada di dalam game.  Dari sana, pemain akan mendapatkan petunjuk-petunjuk, seperti lokasi harta karun atau reruntuhan kuno. Dengan mengikuti petunjuk-petunjuk yang ada, para adventurer akan menemukan discovery card dan/atau item-item langka. Item-item langka itu bisa dijual tentu saja, dan discovery card bisa dilaporkan ke NPC tertentu yang mengumpulkan tipe discovery tersebut.

Discovery card ini harus dilaporkan ke siapa ya?

Admiral Bartholomew Diaz menerima pelaporan discovery kota semacam ini.


Game ini memiliki sistem quest unik yang belum pernah saya temui di game lain, dimana seorang pemain dapat memfokuskan diri menjadi seorang petualang tanpa perlu banyak bertempur.

Permintaan untuk menemukan pedang legendaris?

Penjelajahan serta penemuan tempat baru dihargai di game ini. Ya, tidak seperti di game online lain, seorang petualang akan ingin menemukan tempat baru dan menjelajahi daerah baru, sebab petualang dapat menghasilkan uang dan prestise dengan cara tersebut.

Kotak yang mencurigakan...

Trading

Seorang trader mendapat experience dan uang darimana lagi kalau bukan berdagang? Para trader membeli barang-barang dari satu kota dan menjualnya di kota lain. Masing-masing kota memiliki produksi masing-masing, sehingga harga barang-barang akan berbeda dari satu kota ke kota lain. Tugas para trader-lah untuk menemukan rute dagang yang menguntungkan. Banyak kota juga memiliki specialty item, yang tidak dijual di kota lain (tebak apa specialty item Ambon? Pala, tentu saja!). Specialty items ini dapat dijual dengan harga lebih mahal dan menghasilkan experience lebih banyak dari barang-barang biasa.

Seorang pedagang harus tahu harga-harga.

Selain itu, game ini juga memiliki sistem Crafting yang cukup kompleks, dimana para trader dapat menjadi seorang pembuat kapal, pembuat senjata, koki pembuat masakan, dan lain sebagainya, yang menghasilkan item-item yang tidak dijual oleh NPC

Battle

Fire all portside cannon!

Dan terakhir tentu saja, battle. Mereka yang hobi bertempur dapat menjadi seorang prajurit di game ini, dan bertempur di laut dan di darat. Pertempuran di laut adalah antar kapal. Kapal-kapal tempur saling berputar dan mengejar seperti kucing yang saling mengejar ekor, masing-masing berharap untuk dapat mengarahkan broadside kapal mereka ke kapal musuh, karena meriam yang ada di zaman ini dipasang di sisi-sisi kapal.  Dengan menggunakan berbagai macam skill, seperti Ballistic untuk meningkatkan jangkauan meriam, atau Turning untuk meningkatkan kemampuan belok kapal, para nahkoda akan saling bertukar peluru meriam. Dan tentu saja, masing-masing pihak berharap agar dapat mengenai bagian depan atau bagian belakang kapal lawan, istilahnya stern dan bow, sebab seperti di dunia nyata, bagian-bagian tersebut adalah bagian terlemah dari kapal dan jika tertembak akan menghasilkan kerusakan yang parah.

Direct hit!

Para pemain yang memfokuskan diri pada adu meriam dapat memasang berbagai jenis meriam di kapal mereka, meriam berpeluru normal yang langsung menghancurkan badan kapal lawan, peluru grapeshot yang menghabisi awak kapal lawan, peluru chain-shot yang merusak bagian-bagian kapal seperti layar lawan dan membuat mereka lebih mudah dihajar, serta flaming shot yang dapat membakar kapal lawan.

Para prajurit juga dapat memfokuskan diri pada bertempuran jarak dekat, dimana mereka dapat langsung menghabisi awak kapal lawan daripada merusak kapal mereka. Para pemain dapat menggunakan beberapa skill seperti Gunnery untuk mengurangi attack dan defense awak kapal lawan atau Assault untuk meningkatkan kemampuan awak kapal sendiri. Skill-skill tersebut memiliki hubungan seperti batu-gunting-kertas, dimana skill yang satu mengalahkan skill yang lain dan dapat dikalahkan oleh skill yang lain lagi.

Board that vessel!

Sedangkan di darat, pertempuran yang ada menyerupai japanese rpg, dimana para pemain bertempur secara turn based dan memilih skill serta item untuk memenangkan pertempuran.

Bandit mah dikeroyok aja.

Duel gentlemen di kota.

Akhir Kata

Begitulah, bisa dilihat kenapa saya begitu terpesona dengan game ini. Baru di game ini saya bisa menjadi seorang excavator dan menemukan reruntuhan-reruntuhan kuno, melaporkan penemuan kota baru ke Bartholomew Diaz, dan berlayar di laut lepas menuju tempat-tempat baru yang belum pernah dijelajahi.

Ada yang menarik ga ya di dalam mesjid tunisia ini?

Tentu saja tidak ada game yang sempurna. Design flaw utama game ini menurut saya terhubung erat dengan basic designnya sendiri. Dunia di game ini luas dan besar! Berlayar dari satu tempat ke tempat lain akan membutuhkan banyak waktu.  Hanya berlayar dari London ke Athena bisa memakan waktu setengah jam. Berlayar dari Eropa ke India akan memakan waktu ber jam-jam.  Saya pribadi tidak bisa memikirkan cara untuk menghindari flaw ini jika saya adalah desainer game ini, sebab salah satu jualan game ini adalah dunia yang besar, dan jika perjalanan disingkatkan, tentu dunianya tidak akan terasa besar lagi.  Jika anda merasa mudah bosan dengan hal semacam ini, mungkin ada tidak akan begitu tertarik dengan game ini. Bahkan tutorial game ini, yang dipaketkan dalam sebuah akademi in-game,  panjang dan akan sulit untuk diselesaikan dalam satu-dua hari.  Saya pribadi selalu menyediakan hal lain untuk dikerjakan pada pelayaran yang jauh, seperti buku untuk dibaca, dan semacamnya.

Selain itu, pertempuran di game ini juga tidak sekompleks mmorpg lain yang memfokuskan diri di sisi itu. Jika anda menginginkan battle yang kompleks dan unik, mungkin anda tidak akan mendapatkannnya di game ini.

Tapi jika anda ingin mencoba suatu game mmorpg yang beda dari game lain, coba saja game ini!

And now, let's sail into the sunset

Read Full Post »