Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Random Things’ Category

Chocolate Mud Cake

Bahan:

250g mentega

200g coklat

2 cangkir kopi cair

400g gula

175g tepung

1 sdt baking powder

3 sdm coklat bubuk

2 telur

2 sdt vanili

 

Cara Membuat:

1. Panaskan oven sampai 180 derajat Celcius,

2, Lelehkan coklat dan mentega bersama kopi.

3. Campurkan gula, aduk sampai larut.

4. Ayak tepung, bubuk coklat, dan baking powder. Campurkan ke adonan cair.

5. Campurkan telur dan vanili.

6. Panggang selama 1 jam.

7. Lebih enak disajikan dingin setelah disimpan di kulkas beberapa jam.

 

Read Full Post »

The Cool Cinematic Trailer

Main Site

Uncharted Waters Online

Pernahkan anda membayangkan hidup sebagai seorang petualang di age of exploration…  Berlayar menuju matahari terbenam di lautan lepas…  berkunjung di kota yang belum terpetakan dan menemukan artifak kuno… Bertempur melawan bajak laut dan menemukan reruntuhan legendaris yang hilang…

Rasanya aneh juga mengiklankan game,  tapi memang saya begitu suka dengan game ini sampai-sampai rasanya gatal ingin menuliskan kenapa saya begitu terpesona dengan game ini.

Sebagian besar orang yang kenal saya tahu, saya terobsesi dengan petualangan. Saya terkadang mencoba game online (meskipun kalau dibandingkan kebanyakan orang, game yang pernah saya coba tidak begitu banyak juga sih), tapi belum pernah ada game online yang begitu pas dengan apa yang ada di pikiran saya tentang menjadi seorang petualang… Sampai teman saya memperkenalkan game ini. Game ini adalah game online berdasarkan seri Uncharted Waters nya KOEI yang terkenal dengan franchise Romance of the Three Kingdomsnya, yang dulu pernah diterbitkan di DOS, SNES, dan Sega Genesis. Game Uncharted Waters aslinya adalah game penjelajahan dan perdagangan, semacam Sid Meiers’ Pirates atau Tradewinds. Dan beberapa tahun lalu, KOEI menerbitkan sebuah game online berdasarkan franchise Uncharted Waters, yang menurut saya benar-benar membawa style franchise itu dengan sempurna ke dunia online.

Itulah Uncharted Waters Online.

Gameplay

Hmm... di sini jelas bukan Rune Midgard

Uncharted Waters Online, yang setelah ini akan saya singkat sebagai UWO, adalah sebuah game online gratis yang bersetting di bumi kita pada abad penjelajahan. Ya, peta di game ini berdasarkan dunia nyata, demikian juga kota-kotanya.  Setiap pemain dapat memilih kebangsaan masing-masing. Setiap pemain memiliki bahasa yang dikuasai in-game, sehingga misalnya, seorang pemain yang tidak punya skill bahasa prancis in-game tidak dapat berbicara dengan Non Player Character (NPC) berkebangsaan prancis. NPC-NPC yang ada berdasarkan tokoh historis, seperti Shakespeare dan Leonardo da Vinci. Dan ya, Indonesia juga ada di game ini, demikian juga dengan kota-kotanya seperti Jakarta, Surabaya, Ambon, dan sebagainya. UWO adalah game dimana peta dunia dan buku geografi akan berguna.

Eropa Utara

Indonesia! Ambon di sebelah mana ya?

Gameplay UWO cukup unik, tidak seperti game-game mmorpg asia lainnya, atau bahkan mmorpg barat. Kalau harus dibandingkan, mungkin saya akan menyebutnya EVE Online-lite. Game ini memiliki tiga fokus, Adventure, Trading, dan Battle. Seorang player character mempunyai tiga level, level Adventure, Trading dan Battle, dimana level Adventure akan naik dengan melakukan perjalanan, dan menemukan discovery, level trading akan naik dengan berdagang, dan level Battle akan naik dengan bertempur. UWO juga memiliki dua jenis gameplay, pelayaran dan penjelajahan on-foot. Di laut, seorang voyager (istilah untuk karakter di game ini) harus mengatur perbekalan untuk pelayaran (jangan sampai kehabisan air atau makanan di tengah laut!), melawan bajak laut dan bencana-bencana alam, serta menjaga agar para pelaut anak buahnya dalam keadaan fit dan loyal. Sementara di darat, seorang voyager harus menghadapi bandit-bandi  serta menjelajahi dungeon yang penuh jebakan.

Berpetualang di laut...

...dan di darat.


Seorang player character juga memiliki job, alias pekerjaan, yang terbagi menjadi tiga jenis (Adventure, Trading, dan Battle). Tapi tidak seperti job atau class di game lain, player character bisa mengganti job dengan relatif mudah, dan player akan bergonta-ganti pekerjaan cukup sering. Dan guna job di sini adalah, experience point akan berlipat ganda pada job yang sesuai, misalnya adventure experience, akan berlipat ganda jika job yang dimiliki adalah job tipe adventure. Setiap job juga memiliki apa yang disebut dengan Favoured Skill,  dimana favoured skill job tersebut akan naik level dengan kecepatan dua kali lipat.

Seorang Exavator harus tahu ilmu-ilmu ini.

Dan terakhir, yang menurut saya juga menarik adalah, bagaimana dunia UWO dibentuk oleh pemain-pemainnya. Harga barang-barang akan naik atau turun sesuai permintaan dan penawaran yang dilakukan pemain. Jika para pemain membanjiri vendor kota London dengan rempah-rempah, misalnya, maka harga rempah-rempah di London akan turun. Jika para pemain membeli merica dari Kalkuta, maka harga merica di Kalkutta akan mahal. Pemain juga dapat berinvestasi di kota-kota yang ada, dimana gabungan investasi dari para pemain akan menentukan seberapa berkembang kota tersebut, dan fasilitas apa yang ada di sana.

Dan, para pemain bisa menjadi bajak laut dan menyerang serta merampok pemain lain di luar safe zone dan mendapatkan bounty. Safe Zone adalah daerah di sekitar kota-kota besar, dimana pemain bajak laut tidak bisa menyerang pemain lain. Di lautan lepas yang disebult Hostile Waters, pemain bisa menyerang pemain lain dan merampok uang serta kargo mereka. Tetapi dengan menyerang pemain lain, para bajak laut akan mendapatkan bounty (seperti di one piece!) dan dibenci oleh negara asal pemain yang diserang tersebut. Bajak laut yang memiliki bounty dapat diserang pemain lain dimanapun tanpa membuat pemain lain itu dibenci atau mendapat bounty, bahkan pemain tersebut akan mendapatkan uang hadiah sesuai bounty bajak laut tersebut.

Menariknya, pemain-pemain yang berhasil akan menjadi bahan pembicaraan NPC. Para bartender akan berbicara tentang pemain bajak laut yang jahat, trader yang sukses, dan petualang yang menemukan benda-benda langka.

Bartender adalah sumber informasi yang penting.

Yang juga menurut saya cukup unik dan tidak bisa dilewatkan adalah, game ini memiliki plot seperti halnya game single player. Ya, ada cerita yang menurut saya cukup menarik yang berbeda untuk setiap negara.

Lalu seperti apa gameplay Adventure, Trading, dan Battle di game ini?

Adventure

Reruntuhan misterius apa ini?

Kalau reruntuhan yang ini sih sepertinya saya kenal...

Seorang pemain yang memfokuskan diri pada Adventure di game ini mendapatkan uang dan experience dengan melakukan penjelajahan. Para pemain dapat melihat daftar pekerjaan yang ada di Adventure Guild di kota-kota besar atau melakukan penelitian independen di perpustakan-perpustakaan yang ada di dalam game.  Dari sana, pemain akan mendapatkan petunjuk-petunjuk, seperti lokasi harta karun atau reruntuhan kuno. Dengan mengikuti petunjuk-petunjuk yang ada, para adventurer akan menemukan discovery card dan/atau item-item langka. Item-item langka itu bisa dijual tentu saja, dan discovery card bisa dilaporkan ke NPC tertentu yang mengumpulkan tipe discovery tersebut.

Discovery card ini harus dilaporkan ke siapa ya?

Admiral Bartholomew Diaz menerima pelaporan discovery kota semacam ini.


Game ini memiliki sistem quest unik yang belum pernah saya temui di game lain, dimana seorang pemain dapat memfokuskan diri menjadi seorang petualang tanpa perlu banyak bertempur.

Permintaan untuk menemukan pedang legendaris?

Penjelajahan serta penemuan tempat baru dihargai di game ini. Ya, tidak seperti di game online lain, seorang petualang akan ingin menemukan tempat baru dan menjelajahi daerah baru, sebab petualang dapat menghasilkan uang dan prestise dengan cara tersebut.

Kotak yang mencurigakan...

Trading

Seorang trader mendapat experience dan uang darimana lagi kalau bukan berdagang? Para trader membeli barang-barang dari satu kota dan menjualnya di kota lain. Masing-masing kota memiliki produksi masing-masing, sehingga harga barang-barang akan berbeda dari satu kota ke kota lain. Tugas para trader-lah untuk menemukan rute dagang yang menguntungkan. Banyak kota juga memiliki specialty item, yang tidak dijual di kota lain (tebak apa specialty item Ambon? Pala, tentu saja!). Specialty items ini dapat dijual dengan harga lebih mahal dan menghasilkan experience lebih banyak dari barang-barang biasa.

Seorang pedagang harus tahu harga-harga.

Selain itu, game ini juga memiliki sistem Crafting yang cukup kompleks, dimana para trader dapat menjadi seorang pembuat kapal, pembuat senjata, koki pembuat masakan, dan lain sebagainya, yang menghasilkan item-item yang tidak dijual oleh NPC

Battle

Fire all portside cannon!

Dan terakhir tentu saja, battle. Mereka yang hobi bertempur dapat menjadi seorang prajurit di game ini, dan bertempur di laut dan di darat. Pertempuran di laut adalah antar kapal. Kapal-kapal tempur saling berputar dan mengejar seperti kucing yang saling mengejar ekor, masing-masing berharap untuk dapat mengarahkan broadside kapal mereka ke kapal musuh, karena meriam yang ada di zaman ini dipasang di sisi-sisi kapal.  Dengan menggunakan berbagai macam skill, seperti Ballistic untuk meningkatkan jangkauan meriam, atau Turning untuk meningkatkan kemampuan belok kapal, para nahkoda akan saling bertukar peluru meriam. Dan tentu saja, masing-masing pihak berharap agar dapat mengenai bagian depan atau bagian belakang kapal lawan, istilahnya stern dan bow, sebab seperti di dunia nyata, bagian-bagian tersebut adalah bagian terlemah dari kapal dan jika tertembak akan menghasilkan kerusakan yang parah.

Direct hit!

Para pemain yang memfokuskan diri pada adu meriam dapat memasang berbagai jenis meriam di kapal mereka, meriam berpeluru normal yang langsung menghancurkan badan kapal lawan, peluru grapeshot yang menghabisi awak kapal lawan, peluru chain-shot yang merusak bagian-bagian kapal seperti layar lawan dan membuat mereka lebih mudah dihajar, serta flaming shot yang dapat membakar kapal lawan.

Para prajurit juga dapat memfokuskan diri pada bertempuran jarak dekat, dimana mereka dapat langsung menghabisi awak kapal lawan daripada merusak kapal mereka. Para pemain dapat menggunakan beberapa skill seperti Gunnery untuk mengurangi attack dan defense awak kapal lawan atau Assault untuk meningkatkan kemampuan awak kapal sendiri. Skill-skill tersebut memiliki hubungan seperti batu-gunting-kertas, dimana skill yang satu mengalahkan skill yang lain dan dapat dikalahkan oleh skill yang lain lagi.

Board that vessel!

Sedangkan di darat, pertempuran yang ada menyerupai japanese rpg, dimana para pemain bertempur secara turn based dan memilih skill serta item untuk memenangkan pertempuran.

Bandit mah dikeroyok aja.

Duel gentlemen di kota.

Akhir Kata

Begitulah, bisa dilihat kenapa saya begitu terpesona dengan game ini. Baru di game ini saya bisa menjadi seorang excavator dan menemukan reruntuhan-reruntuhan kuno, melaporkan penemuan kota baru ke Bartholomew Diaz, dan berlayar di laut lepas menuju tempat-tempat baru yang belum pernah dijelajahi.

Ada yang menarik ga ya di dalam mesjid tunisia ini?

Tentu saja tidak ada game yang sempurna. Design flaw utama game ini menurut saya terhubung erat dengan basic designnya sendiri. Dunia di game ini luas dan besar! Berlayar dari satu tempat ke tempat lain akan membutuhkan banyak waktu.  Hanya berlayar dari London ke Athena bisa memakan waktu setengah jam. Berlayar dari Eropa ke India akan memakan waktu ber jam-jam.  Saya pribadi tidak bisa memikirkan cara untuk menghindari flaw ini jika saya adalah desainer game ini, sebab salah satu jualan game ini adalah dunia yang besar, dan jika perjalanan disingkatkan, tentu dunianya tidak akan terasa besar lagi.  Jika anda merasa mudah bosan dengan hal semacam ini, mungkin ada tidak akan begitu tertarik dengan game ini. Bahkan tutorial game ini, yang dipaketkan dalam sebuah akademi in-game,  panjang dan akan sulit untuk diselesaikan dalam satu-dua hari.  Saya pribadi selalu menyediakan hal lain untuk dikerjakan pada pelayaran yang jauh, seperti buku untuk dibaca, dan semacamnya.

Selain itu, pertempuran di game ini juga tidak sekompleks mmorpg lain yang memfokuskan diri di sisi itu. Jika anda menginginkan battle yang kompleks dan unik, mungkin anda tidak akan mendapatkannnya di game ini.

Tapi jika anda ingin mencoba suatu game mmorpg yang beda dari game lain, coba saja game ini!

And now, let's sail into the sunset

Read Full Post »

A Musical Journey

I always want to be able to play an instrument, but I never picked any since I thought I never had the knack for music.

When people say they wish they had drawing talent, I always said that they should try to draw and practice instead. So one day I realized that it actually covers my feeling  about playing music as well!

So for these couple of months, I’ve been practicing harmonica.
I have basic knowledge of music theory, from my school days, but I never actually played anything, and my grades for music were never well anyway. I know how to read musical scores, but that’s it. I know next to nothing about chords or keys or whatelse.

But you know what they say? A hundred miles journey is started by one single step!

Read Full Post »

Manusia modern itu memang suka terobsesi pada berat badan. Terutama menurunkan berat badan, ada saja cara yang dibilang efektif untuk menurunkan berat badan, entah itu jenis olahraga baru, makanan diet, dan segala macam cara lainnya.

Jadi, apa sekarang saya juga akan menceritakan cara ajaib untuk menurunkan berat badan? Nggak juga. Yang akan saya tuliskan dibawah ini adalah tips untuk menurunkan berat badan yang dikumpulkan dan diuji coba oleh penulis sendiri. Nggak ada cara yang muluk-muluk kok. Tapi tulisan ini bisa dijadikan tambahan ide untuk diet apapun yang sedang anda lakukan sekarang.

Tapi sebelumnya, ada disclaimer. Tulisan ini hanyalah tulisan ringan, yang menggunakan banyak asumsi dan rata-rata. Kondisi tubuh setiap orang berbeda-beda, tergantung aktivitas, jenis kelamin, tinggi dan berat badan, dan lain-lain. Yang saya tulis disini hanyalah tips umum.

 

Berapa Kalori Sih Yang Dibutuhkan Untuk Menurunkan Berat Badan?

Pertama, kita tahu bahwa manusia rata-rata membutuhkan 2000 kalori/ hari. Kita sudah sering lihat angka ini di tabel angka kecukupan gizi (AKG) di bungkus-bungkus makanan. Angka ini cuma rata-rata, AKG orang yang aktivitasnya berbeda tentu berbeda pula. Tapi dari sini kita asumsikan bahwa, jika orang yang butuh 2000 kalori per hari makan makanan dengan jumlah kalori total 2000 kalori, beratnya tidak akan bertambah atau berkurang.

Lalu, berapa sih berat lemak yang ada di tubuh kita, yang ingin kita buang? Tidak perlu panjang lebar, oleh ilmu alam, diketahui bahwa 500 gram lemak mengandung 3500 kalori.

Dari sini sudah kelihatan lihat berapa kalori yang harus kita kurangi untuk menghilangkan lemak, bukan? Kalau kita mengurangi asupan kalori kita 500 kalori/hari, dalam seminggu kita akan kehilangan 3500 kalori, atau 0,5 kilogram lemak.  Kalau ingin mengurangi berat 1 kg seminggu? Ya kurangi saja 1000 kalori/hari! Sederhana!

Tentu saja tidak harus seluruhnya didapat dari mengurangi makan. Jika kita berolahraga, jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh juga akan bertambah.  Bisa saja kita menambah aktivitas kita sebanyak 250 kalori/hari dan mengurangi asupan makan kita 250 kalori/hari, dalam waktu seminggu, kita juga akan menghilangkan 0,5 kg lemak.

Sekadar tips, satu cangkir nasi itu mengandung sekitar 200 kalori. Dan berjalan kaki satu jam atau naik sepeda setengah jam akan menghilangkan 200 kalori.

Perlu digarisbawahi, kalau semua ini mengasumsikan anda ingin menghilangkan lemak. Kalau anda sudah langsing, perhitungannya akan berbeda sama sekali, karena otot/daging memiliki jumlah kalori yang berbeda per-kilogram.

Begitu saja? Tunggu dulu! Ada sesuatu yang penting yang sering dilewatkan oleh orang yang ingin menurunkan berat badan.

 

Tingkat Metabolisme Basal

Apa sih Tingkat Metabolisme Basal?

Sederhananya, Tingkat Metabolisme Basal adalah jumlah energi yang diperlukan tubuh untuk menjalankan fungsi-fungsi dasar tubuh. Dengan kata lain, Tingkat Metabolisme Basal adalah energi yang digunakan tubuh untuk menjalankan fungsi seperti detak jantung, pencernaan, menjaga suhu tubuh, pernafasan, dan lain lain, tanpa kita bergerak sedikitpun.

Sebagai contoh, diperhitungkan bahwa metabolisme basal seorang laki-laki berumur 25 tahun dengan berat 90 kg, adalah sekitar 1800 kalori/hari. Dengan kata lain, tanpa melakukan apa-apa, seorang laki-laki 25 tahun dengan berat ini menggunakan 1800 kalori/hari untuk menjalankan jantung, otak, dan organ lain.

Apa hubungannya dengan menurunkan berat badan?

Kalau kita mengurangi makan, secara otomatis tubuh akan menganggap kita dalam keadaan sulit. Tubuh akan menurunkan tingkat metabolisme basal. Ini adalah mekanisme tubuh untuk menyelamatkan diri saat masa kelaparan, gagal panen, atau semacamnya. Dengan kata lain, hanya mengurangi makan tanpa olah raga tidak akan efektif untuk menurunkan berat badan, karena tingkat metabolisme basal kita menurun. Kita akan merasa lemah letih lesu, karena tubuh kita menghemat energi.

Apa yang bisa kita lakukan agar metabolisme basal kita tidak menurun? Beraktivitaslah! Tidak perlu berat. Cukup olahraga ringan agar tubuh kita tahu bahwa kita tidak dalam paceklik. Yang penting, jangan bermalas-malasan saat diet. Beraktivitaslah, agar metabolisme basal kita tidak menurun.

Dan jika masih kurang, anda dapat mencoba menaikkan metabolisme basal. Cara menaikkan metabolisme basal yang paling sederhana adalah latihan membentuk otot.

Semoga tips saya berguna!

 

 

Read Full Post »

Huh, blog ini sudah lama sekali nggak aktif ya? Kita lihat saja apa saya bisa kembali mengisi blog ini secara rutin.

Read Full Post »

I’m currently trying to make a new campaign, this time in Mutant and Mastermind system.  I’m tired of linking this first draft personally to everyone that might help me, so I post this here. Most of the names are just placeholders, so don’t mind them.

Mobile ARM Unit Section One

Good day all, and here I am, Fri, trying to start a new campaign! Inspired by Masami Yuki’s masterpiece, Patlabor, this time I’m going to start a mecha campaign! Hopefully, this will be running kinda smoother than my last idea, because this time I already got the gist of the campaign for a kinda long time.

So, what is Mobile ARM Unit Section One? It’s basically a police procedural… with giant robot… in fantasy setting.  Your characters would be town watches in a pilot project to equip town watches with giant robots. Nothing could go wrong, right? It’ll be heavily based on Patlabor. So here’s the detail of the setting.

Placeholder is the biggest kingdom in the Pangaea continent. Beside the two sentient races, that is human and the rare dragons, all kind of fantastic creatures live in the continent. The current year is the 348th year since the founding of the kingdom, and life is well. Some people even said that this is the golden era of mankind.  That is heralded by the advance in magic and alchemy. Alchemically lit lantern lit the street of Placeholder’s major cities.  Magically run ships connect the coasts of Placeholder. More and more magical and alchemical gadgets are starting to commonly used by the commoners, to make life easier and more comfortable.

But what is magic and alchemy? Magic is the innate ability that some people have to manipulate the elements around him, and alchemy is ways to use magic to manipulate matters. Not everyone can use magic; only about one in five hundred people have the innate ability to use them. Most untrained magician can only use magic to produce ‘cantrips,’ little tricks without much use like moving small objects and making object glow in the dark for example. Some use them to be street magicians and conman. Magician born in wealthier family can enter one of the many magic schools, and live like today’s engineer.

Some very talented magicians with more ‘physical’ affinity, are recruited into the kingdom’s Magic Knight. They’re the kingdom’s elite of the elite, dispatched only on matters of serious importance, like dangerous border skirmishes, or dragon attacks. Some say their body is enchanted to be as agile as a cat and as hard as a rock. They can fight toe to toe with hill giants and make dragon explodes just by waving their arm and chanting some magical poem.

ARMs

About fifteen years ago, an enterprising magician from Placeholder by the name of Henry Edson created something that revolutionizes the world. He named it Alchemical Reaction Machines, or acronymed as ARMs. ARMs are giant, fifteen feet tall, armors filled with complex system of pulley and gears, with alchemical reactions flowing through pipes under its metal skin. By manipulating a system of handles, pulleys, and pedals, a human can move the ARM like moving his own body. With an ARM, normal human can lift heavy boulders, dig deep into the belly of the earth, and fight giants without magical fireball.

In just ten years, ARMs become common. They’re used for everything, from construction working to heavy mining. A lot of kingdoms use ARMs as heavy shock troopers for their army.  To compare, they become as common as today’s forklift.

For some unclear reason, the flow of magic in someone’s blood interacts with the alchemical process that moves ARMs. Because of that, someone with even the slightest talent in magic can’t operate ARMs.

Mobile ARM Unit Section One

With the common use of ARMs, ARMs related crime started to appear. Only Magic Knights and ARM equipped soldiers can deal with them. But the kingdom’s ruling ministers start to feel that solving urban crime isn’t the job of Magic Knights and dangerous ARM equipped soldiers, beside the ineffectivity of them in solving those crimes. Besides, they thought, with the advance of ARMs, magic knights can finally be used in things more important and useful things than protecting a city from dragons or giants. That’s how Resolution 24 was born. That is, to make a dedicated unit equipped with ARMs specialized for urban use for town watches in every major city. But detractors are many. They said, equipping city watches with weapon of that caliber is just asking for trouble.

That’s how Mobile Guard ARM Unit Section one was created.  The first dedicated town watch ARM unit, Mobile Guard ARM Unit Section One is stationed at Capital, the bustling capital city of Placeholder Kingdom, and intended as a pilot project. If it succeeds, more ARM unit will be created in other major cities.

And you are the new members of MGAU Section One.

I’m looking for 2-4 ARM pilots, but I accept up to six or seven players, because MGAU will need mechanic, spotters, on foot investigators, and so on. Magic is off limit for players. But I might allow cantrip level magics for some player.

Those setting info above are common knowledge that commoners have so there will be more things to be found and investigated of course!

Read Full Post »

Missing Sidebar

Huh. Entah kenapa banyak benda-benda di sidebar yang ilang. Contohnya blogroll sama outside link. Sejak kapan ya?

Read Full Post »

Onion

Onion

Onion

I like to eat raw or slightly cooked red onion. It smells really  good, and way less tangy compared to Garlic.

There was a strange reason for my fondness on onion. Back then in my childhood, there was a Wrigley’s Spearmint Gum advertisement in TV. It featured a man eating raw red onion. I always wondered, how does it taste? That man seems to really enjoy it, so it must be really good.  One thing leads to another, and now I throughly like the taste and smell of red onion.

Read Full Post »

Pokethulhu!


That is not dead which can eternal lie,
and with strange aeons even death may die!
To bring down our masters on an icy night,
And to claim the power when the stars are right . . .
Derleth!
Bloch!
Team Eibon! Stand fast to resist our rage . . .
Or flee to the safety of a new dark age!

Simply put, Pokethulhu is one of the most amusing RPG system ever invented. Lovecraft Mythos already got some RPG System, like the official Call of Chtulhu RPG (which is kinda different compared to other RPG system. Because, well, if you make a character for that game, there is 90% chance that your character will either be dead or insane as bat at the end of the session. But that’s the fun of it), and the Delta Green spin off where we fight ancient evil using the power of modern technology. There’s also the
Cthulhu-tech RPG system, where we give the elder evils some taste of giant robot’s fist. Yes, fighting ancient evil with giant mechs.
But nothing beat Pokethulhu.

If you think about it, pokemon setting is already a horrifying realm. Imagine ,  it’s a place where monsters roam the wilderness, and kids as young as 10 were forced to the wild to fend themself as some sort of growing up ritual. Not helping that some of the monsters are really nightmare fuel by itself.

Now, combine it with Call of Cthulhu, and hillarity ensues.

This game is supposed to be an adaptation of a non-existant animated series, where Randy Carter (yes, that randy carter) is a boy who travel with his monstrous abomination, pikathulhu, on the monster infested realm.

It’s kinda hard to explain, so I’ll just post an excerpt from the Pokenomicon.

Lllidorino (1st-Place Winner!)
Power: 8 Speed: 4 Hit Points: 8
Aspects: Squamous, Non-Euclidean
Weakness: Luminescent

Injure: 2 dice (Gaping Nameless Orifice, Squamous)
Dodge: 2 dice (Leathery Wings Utterly Unlike Those of a Bat, Squamous)
Trap: 2 dice (Chrono-Spatial Paradox, Non-Euclidean)
Frighten: 3 dice (Baleful, Slitted Eye Utterly Unlike That of a Snake, Squamous)

Pokénomicon Excerpt: The mysterious Lllidorino seem to be extra-temporal pseudo-draconian nether-beings — but, on any close examination, they display features utterly unlike that of any ordinary extra-temporal pseudo-draconian nether-beings. They inhabit both the dark future and the dim mists of the past; their unfathomable intelligences (utterly unlike any other unfathomable intelligences) conspire to unknown ends.

Randy Carter ran into the Lllidorino when Team Ebion attempted to use them to in an ophidiomantic ritual to temporarily transform all of the pokethulhu into serpentine monstrosities (as seen in Episode #94: In The Future Everyone Will Be Squamous For Fifteen Minutes). Fortunately, little Pikathulhu broke free from the sunken city of gyrating stone that Ftaghn had lured him to, just in time to help Randy foil the evil plan!

Lllidorino are dangerous and difficult to summon, and nobody has ever managed to capture one. Team Ebion used a combination of ultraterrestrial sorcery and a chocolate milkshake to invoke them, and even then, it seemed that the eerie entities (utterly unlike any other eerie entities) were more than willing to be conjured. Maybe the just really liked the milkshake. Who knows?

You could get the 3rd edition rulebook from here.
**Pokethulhu 3rd Edition**
Houserule Site and More Thulhu
Additional Pokethulhu (mostly repeats from the first link, I believe)

And if you want to, you could watch the game in action in this link.

Follow the adventure of Howard Poe the eccentric dreamer with his friends, Parish White, a kid prodigy obsessed with ultimate arcane power, and the gothic Hazi Heartkraft, in the half-mass-exodus-half-field-trip-full-time-troublemaking inside the Local Thulhu Super Collider Facility.

Excerpts:

The chalkboard’s voices rings in through a loudspeaker. “Your location is the jungle habitat, welcome… Processing. Experiment 5: We call it, them, Iron Slayers.Though such nicknames are against protocol. A type of thulhu beetle scientifically classified as sabbata halen metallica. Flesh eating bugs, you could say. Though, they do have a particular taste for metal. It is a good thing you are not made of either. Oh… Hmm, nevermind then.”

—–


“Don’t we supposed to wait the verification that my plan really fail before bringing another dead pentacruel to the scene? Cause, you know. It might work.”
Howard mumbles as he look at his own feet.

Read Full Post »

Ruminant And Revolver

Ruminant & Revolver: My Cattlepunk Setting

(Get it? Ruminant & Revolver? RnR? Like DnD?)

Well, simply put. One day I read the word ‘Cattlepunk’ and thought. Holy crap, that’s like the coolest word I’ve ever read.
I originally cobbled some things for some alternate history campaign setting contest in Giant in the Playground forum a few months ago, but things got on the way and I never follow it.

But I’m bored, and, what the heck. What’s the worse thing that could happen? So here it goes. By putting it on this place, I hope I could get some motivation to continue it, and maybe it even could attract some.. things and grow like how bread turned into those amusing things after we left them for a week behind some forgotten cupboard after a particular nasty food fight.

Or it could rot like a CR 1 goblin carcass on forgotten realm setting. Either way, it won’t actually hurt me.

Basically, my idea was… some sort of bio-punk. Like cyber punk or steam punk or diesel punk, but instead of steam engine, CATTLE is the most important thing in this setting.

On the crunch, originally I was cobbling for-and-using d20 modern rule, but I accept nudging and ideas (especially since I already lost most, if not all, of my original work).

Right, so this was the teaser I made back then

Quote:
In 1840, Aliens invaded Earth. Creatures from man’s worst nightmare rained down from the sky. Panic ensues. Some people said the apocalypse had come.

Back then we didn’t even know that they were creatures from outer space. We thought they were demons, or old forgotten gods. But we beat them. It ain’t easy but we beat them.

Maybe we’re just lucky. Maybe they underestimated us. Maybe they’re just rash. Or maybe God just said that it ain’t our time yet.

It’s hard to believe, but our technology was actually better than them. Back then we didn’t understand yet, but they based their technology on biological things. They grown their ships and guns using alien meat and wood. We built our ships and guns using terrestrial steel and rock.

And this is the funny part. Their alien meat and wood were deathly allergic to our steel.

It’s funny. Maybe there were no iron in their homeworld. Maybe they never invaded a planet that had progressed beyond stone age. Well, you never thought that we’re the most backward civilization in the galaxy, right? Anyway, we can theorize much, but the fact is, we wiped them out.

But not before their alien meats “pollute” our ecosystem.

They merged with some of our animals and trees, creating new species. Some of them survived, some of them died, some of them adapted.

And that’s how, my son, the Cattles were born.
My idea:

What if COW is the most important thing in the world. Everything revolves around Cow. Our technologies are about cow, and cows are our technology. I got this idea from reading too much steampunk and… Pokemon. Yes.

Generally, I imagine this as an anachronistic sci-fi/fantasy setting based on the old west. With continent spanning rail tracks and great train robberies, cowboys, cattle drive, rustlers, and everything. Combined with modern techs like flight, electricity and so on. Plus monsters.

But with cow.

The alien dna and stuff accidentally and un-accidentally merged with a lot of earth’s species. I imagined the aliens were something like a very crappy and cheap version of Zerg. In the end, we beat them, but they already affected our ecosystem much.

A lot of alien things, mutated animals, and genetically enginereed abomination now roams the wilderness. Not exactly apocalyptical. Just VERY annoying. Just imagine what if bears and lions and tigers and elephants breed much faster that we can’t shoot them fast enough to make them extinct. And they grow much bigger. With much scarier claws and fangs. That shoot lightning and fire. A lot of people now work as monster hunter. Park ranger’s job is a bit more interesting. Travels through the wilderness are MUCH more exciting and bloody.

Right, so back to the cows. What’s the deal with them.

It turned out that for some reason, the alien messed with cow a lot. Or cow just turned out to be very susceptible to the alien tinkering. Now we got cow that produces methane gas VERY EFFICIENTLY. Cows that produce food much more efficiently that it replaced most other meat producing animals. Smarter and stronger oxes that can be trained and used for battle. Bulls that produces electricity. Cows that strive on desert and Cows that strive on tundra.

Cow turned out to be a very efficient and useful energy source. Crude oil and coal became redundant and useless. Now we built things around cow.

Cow powered train. Cow powered BLIMPS. Cow powered GIANT ROBOT

I haven’t figured out the exact how-to though. Maybe they use the methane produced by the cow? Or they actually had methane producing cow on the train/blimps and they just feed the cow with food and the cow produces fuel on the spot. Or something like… cow that generate electricity from it’s like a much less cute version of pikachu?

Like how steam powered things affect technological development in steampunk setting, Those mutant cattle also affect our technological development. Human got a lot of stuff, but some stuff didn’t get developed.

Well, that’s it. I might continue later.


A/N: In case you didn’t know, this is totally not what a ‘cattlepunk’ supposed to be. Just search it in google or something to learn about it.

Read Full Post »

Older Posts »