Feeds:
Pos
Komentar

Archive for September, 2011

Manusia modern itu memang suka terobsesi pada berat badan. Terutama menurunkan berat badan, ada saja cara yang dibilang efektif untuk menurunkan berat badan, entah itu jenis olahraga baru, makanan diet, dan segala macam cara lainnya.

Jadi, apa sekarang saya juga akan menceritakan cara ajaib untuk menurunkan berat badan? Nggak juga. Yang akan saya tuliskan dibawah ini adalah tips untuk menurunkan berat badan yang dikumpulkan dan diuji coba oleh penulis sendiri. Nggak ada cara yang muluk-muluk kok. Tapi tulisan ini bisa dijadikan tambahan ide untuk diet apapun yang sedang anda lakukan sekarang.

Tapi sebelumnya, ada disclaimer. Tulisan ini hanyalah tulisan ringan, yang menggunakan banyak asumsi dan rata-rata. Kondisi tubuh setiap orang berbeda-beda, tergantung aktivitas, jenis kelamin, tinggi dan berat badan, dan lain-lain. Yang saya tulis disini hanyalah tips umum.

 

Berapa Kalori Sih Yang Dibutuhkan Untuk Menurunkan Berat Badan?

Pertama, kita tahu bahwa manusia rata-rata membutuhkan 2000 kalori/ hari. Kita sudah sering lihat angka ini di tabel angka kecukupan gizi (AKG) di bungkus-bungkus makanan. Angka ini cuma rata-rata, AKG orang yang aktivitasnya berbeda tentu berbeda pula. Tapi dari sini kita asumsikan bahwa, jika orang yang butuh 2000 kalori per hari makan makanan dengan jumlah kalori total 2000 kalori, beratnya tidak akan bertambah atau berkurang.

Lalu, berapa sih berat lemak yang ada di tubuh kita, yang ingin kita buang? Tidak perlu panjang lebar, oleh ilmu alam, diketahui bahwa 500 gram lemak mengandung 3500 kalori.

Dari sini sudah kelihatan lihat berapa kalori yang harus kita kurangi untuk menghilangkan lemak, bukan? Kalau kita mengurangi asupan kalori kita 500 kalori/hari, dalam seminggu kita akan kehilangan 3500 kalori, atau 0,5 kilogram lemak.  Kalau ingin mengurangi berat 1 kg seminggu? Ya kurangi saja 1000 kalori/hari! Sederhana!

Tentu saja tidak harus seluruhnya didapat dari mengurangi makan. Jika kita berolahraga, jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh juga akan bertambah.  Bisa saja kita menambah aktivitas kita sebanyak 250 kalori/hari dan mengurangi asupan makan kita 250 kalori/hari, dalam waktu seminggu, kita juga akan menghilangkan 0,5 kg lemak.

Sekadar tips, satu cangkir nasi itu mengandung sekitar 200 kalori. Dan berjalan kaki satu jam atau naik sepeda setengah jam akan menghilangkan 200 kalori.

Perlu digarisbawahi, kalau semua ini mengasumsikan anda ingin menghilangkan lemak. Kalau anda sudah langsing, perhitungannya akan berbeda sama sekali, karena otot/daging memiliki jumlah kalori yang berbeda per-kilogram.

Begitu saja? Tunggu dulu! Ada sesuatu yang penting yang sering dilewatkan oleh orang yang ingin menurunkan berat badan.

 

Tingkat Metabolisme Basal

Apa sih Tingkat Metabolisme Basal?

Sederhananya, Tingkat Metabolisme Basal adalah jumlah energi yang diperlukan tubuh untuk menjalankan fungsi-fungsi dasar tubuh. Dengan kata lain, Tingkat Metabolisme Basal adalah energi yang digunakan tubuh untuk menjalankan fungsi seperti detak jantung, pencernaan, menjaga suhu tubuh, pernafasan, dan lain lain, tanpa kita bergerak sedikitpun.

Sebagai contoh, diperhitungkan bahwa metabolisme basal seorang laki-laki berumur 25 tahun dengan berat 90 kg, adalah sekitar 1800 kalori/hari. Dengan kata lain, tanpa melakukan apa-apa, seorang laki-laki 25 tahun dengan berat ini menggunakan 1800 kalori/hari untuk menjalankan jantung, otak, dan organ lain.

Apa hubungannya dengan menurunkan berat badan?

Kalau kita mengurangi makan, secara otomatis tubuh akan menganggap kita dalam keadaan sulit. Tubuh akan menurunkan tingkat metabolisme basal. Ini adalah mekanisme tubuh untuk menyelamatkan diri saat masa kelaparan, gagal panen, atau semacamnya. Dengan kata lain, hanya mengurangi makan tanpa olah raga tidak akan efektif untuk menurunkan berat badan, karena tingkat metabolisme basal kita menurun. Kita akan merasa lemah letih lesu, karena tubuh kita menghemat energi.

Apa yang bisa kita lakukan agar metabolisme basal kita tidak menurun? Beraktivitaslah! Tidak perlu berat. Cukup olahraga ringan agar tubuh kita tahu bahwa kita tidak dalam paceklik. Yang penting, jangan bermalas-malasan saat diet. Beraktivitaslah, agar metabolisme basal kita tidak menurun.

Dan jika masih kurang, anda dapat mencoba menaikkan metabolisme basal. Cara menaikkan metabolisme basal yang paling sederhana adalah latihan membentuk otot.

Semoga tips saya berguna!

 

 

Iklan

Read Full Post »